Orang Kaya Punya Saham : Rahasia Membangun Kekayaan - Blog Rizki M Farhan
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Orang Kaya Punya Saham : Rahasia Membangun Kekayaan

Orang Kaya Punya Saham : Rahasia Membangun Kekayaan

Orang Kaya Punya Saham : Rahasia Membangun Kekayaan

Rahasia Membangun Kekayaan

Ada sebuah filosofi menarik dalam membangun kekayaan :

Orang miskin bekerja untuk uang. Orang kaya berusaha memiliki aset yang menghasilkan uang.

Salah satu aset yang dimiliki banyak orang kaya adalah saham perusahaan.

1. Mengapa orang kaya memiliki saham ?

Karena saham merupakan bukti kepemilikan sebagian perusahaan.

Ketika seseorang membeli saham :

  • Ia menjadi pemilik sebagian kecil perusahaan.
  • Berpotensi mendapatkan dividen.
  • Berpotensi mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham.
  • Ikut menikmati pertumbuhan nilai bisnis perusahaan.

2. Contoh orang kaya dan kepemilikan saham

Tokoh
 Perusahaan
 Warren Buffett  Berkshire Hathaway 
 Elon Musk  Tesla
 Mark Zuckerberg  Meta 
 Jeff Bezos  Amazon
 Bill Gates  Microsoft (kepemilikan historis) 

Mereka memahami bahwa kepemilikan bisnis dapat menjadi sumber kekayaan jangka panjang.

3. Filosofi menjadi pemilik perusahaan

Bayangkan kamu memiliki saham perusahaan berikut :

  • SIDO - Sido Muncul = Industri kesehatan dan herbal (Pemilik)
  • KLBF - Kalbe Farma = Industri farmasi dan kesehatan (Pemilik)
  • ICBP - Indofood CBP = Industri makanan dan minuman (Pemilik)

Walaupun hanya memiliki beberapa lot, kamu sudah memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut.

4. Perbedaan pola pikir

Pola pikir

Tujuan

Konsumen

Membeli produk

Pekerja

Mendapatkan gaji

Pedagang

Mendapatkan keuntungan

Investor

Memiliki aset

Pemilik bisnis

Membangun perusahaan

Bukan berarti menjadi pekerja itu buruk. Justru gaji dari pekerjaan bisa menjadi modal untuk membeli aset.

5. Filosofi kekayaan jangka panjang

Ada tiga hal yang perlu dibangun :

  1. Income: memiliki penghasilan aktif.
  2. Ownership: mengumpulkan kepemilikan perusahaan melalui saham.
  3. Compounding: membiarkan aset berkembang dalam jangka panjang.

Prinsipnya :

Jangan hanya bercita-cita menjadi orang yang bekerja di perusahaan besar. Bercita-citalah menjadi salah satu pemilik perusahaan besar.

Dan tetap utamakan perusahaan yang bisnisnya sehat, valuasinya masuk akal, serta memenuhi prinsip syariah.

Gaji membiayai kehidupan. Aset berpotensi membangun kekayaan.

Rizki M Farhan
Rizki M Farhan Saya adalah seorang penulis konten artikel untuk belajar yang membahas Teknologi Layanan Pendidikan Internet.