Investasi Crypto Dari Nol Untuk Pemula - Blog Rizki M Farhan
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Investasi Crypto Dari Nol Untuk Pemula

 Investasi Crypto Dari Nol Untuk Pemula

Investasi Crypto Dari Nol Untuk Pemula

Investasi cryptocurrency bisa menjadi salah satu cara membangun kekayaan jangka panjang. Namun, sebelum membeli Bitcoin atau altcoin, kamu harus memahami cara kerja aset crypto, risiko, keamanan, dan strategi investasinya.

Prinsip utamanya :

Jangan membeli sesuatu yang tidak kamu pahami. Jangan menginvestasikan uang yang kamu butuhkan untuk hidup.

1. Apa itu cryptocurrency?

Cryptocurrency adalah aset digital yang menggunakan teknologi kriptografi dan jaringan blockchain.

Beberapa aset crypto yang perlu dikenal :

1. Bitcoin (BTC) (Prioritas belajar)

Aset digital dengan suplai maksimum 21 juta BTC. Sering dipandang sebagai penyimpan nilai jangka panjang.

2. Ethereum (ETH)

Blockchain untuk smart contract dan aplikasi terdesentralisasi.

3. BNB

Aset dalam ekosistem BNB Chain.

4. Solana (SOL)

Blockchain yang mendukung transaksi cepat dan aplikasi terdesentralisasi.

5. USDT

Stablecoin yang dirancang mengikuti nilai dolar AS, tetapi tetap memiliki risiko penerbit dan aset pendukung.


2. Pelajari 5 dasar investasi crypto

Istilah
 Pengertian
 Blockchain   Teknologi pencatatan transaksi 
 Wallet  Dompet penyimpanan aset
 Exchange  Tempat jual beli crypto
 DCA  Membeli secara berkala
 Staking  Mengunci atau mendelegasikan aset untuk memperoleh reward 

3. Mulai investasi dengan modal kecil

Tidak perlu langsung punya jutaan rupiah. Kamu bisa mulai belajar dengan Rp10.000–Rp100.000, sambil memahami biaya transaksi dan minimum pembelian platform.

Contoh pembagian modal Rp100.000 :

Simulasi portofolio pemula

Rp100.000

Bitcoin (BTC)

70%

Rp70.000

Ethereum (ETH)

20%

Rp20.000

Saldo tunai (IDR)

10%

Rp10.000

Contoh edukasi, bukan rekomendasi wajib. Modal kecil tetap perlu memperhitungkan biaya transaksi.

4. Strategi investasi : DCA

DCA (Dollar Cost Averaging) adalah membeli aset secara rutin tanpa harus menebak harga terendah.

Contoh :

  • Minggu pertama : beli BTC Rp25.000.
  • Minggu kedua : beli BTC Rp25.000.
  • Minggu ketiga : beli BTC Rp25.000.
  • Minggu keempat : beli BTC Rp25.000.

Total pembelian satu bulan: Rp100.000.

Strategi ini membantu membangun kebiasaan investasi dan mengurangi ketergantungan pada timing pasar. Namun, DCA tidak menjamin keuntungan.


5. Keamanan aset crypto

Ada dua jenis penyimpanan :
  • Hot wallet : dompet yang terhubung ke internet.
  • Cold wallet : penyimpanan yang lebih terisolasi dari internet, misalnya hardware wallet.

Hal penting :

  1. Jangan pernah membagikan seed phrase.
  2. Aktifkan 2FA pada exchange.
  3. Jangan klik tautan mencurigakan.
  4. Jangan menyimpan seed phrase di screenshot atau cloud.
  5. Lakukan transaksi percobaan dengan nominal kecil sebelum transfer besar.


6. Hindari kesalahan pemula

5 hal yang perlu dihindari

  • Futures dan leverage.
  • Membeli karena FOMO.
  • Mengikuti sinyal pom-pom.
  • Menggunakan uang kebutuhan hidup.
  • Membeli altcoin tanpa memahami proyeknya.


7. Memahami crypto dari perspektif syariah

Karena kamu ingin berinvestasi sesuai prinsip Islam, jangan hanya melihat potensi keuntungan.

Perhatikan :

  • Hindari riba.
  • Hindari transaksi derivatif spekulatif dan leverage.
  • Hindari penipuan dan manipulasi pasar.
  • Pelajari perbedaan pandangan ulama tentang hukum aset crypto.
  • Jangan menganggap seluruh staking otomatis halal.

Hukum crypto masih memiliki perbedaan pendapat di kalangan ulama. Jadi, pelajari fatwa dan pandangan ulama yang kamu percaya.


8. Rencana belajar 30 hari

Periode
Materi
 Hari 1 - 7  Memahami Bitcoin dan blockchain 
 Hari 8 - 14   Wallet, exchange dan keamanan 
 Hari 15 - 21   Belajar DCA dan management resiko 
 Hari 22 - 30   Praktik investasi kecil dan evaluasi 

9. Roadmap membangun kekayaan crypto

  1. Target pertama: memiliki 0,001 BTC.
  2. Target kedua: memiliki 0,01 BTC.
  3. Target ketiga: memiliki 0,1 BTC.
  4. Target keempat: memiliki 1 BTC.

Ingat, target tersebut bukan jaminan kekayaan. Harga Bitcoin bisa turun drastis dan tidak ada kepastian nilainya akan terus naik.

Untuk regulasi Indonesia, pelajari juga buku saku terbaru OJK dan ketentuan perdagangan aset crypto. Filosofi saya : bangun aset sedikit demi sedikit, jaga keamanan, hindari utang, dan biarkan waktu bekerja untukmu.

Rizki M Farhan
Rizki M Farhan Saya adalah seorang penulis konten artikel untuk belajar yang membahas Teknologi Layanan Pendidikan Internet.