Apa Itu Earn On-Chain ? - Blog Rizki M Farhan
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu Earn On-Chain ?

Apa Itu Earn On-Chain ?

Apa Itu Earn On-Chain ?

Earn On-Chain adalah cara mendapatkan penghasilan dari aset kripto langsung di dalam blockchain (on-chain) tanpa perantara seperti bank atau lembaga keuangan tradisional.

Artinya :

kamu “menghasilkan uang” dengan memanfaatkan teknologi blockchain, bukan sistem offline.


🔍 Penjelasan Sederhana

Kalau kamu punya kripto seperti :

  • Bitcoin
  • Ethereum

Kamu bisa “menggunakan” aset itu di blockchain untuk menghasilkan keuntungan.


💰 Cara Earn On-Chain (Yang Umum)

1. Staking

Kamu “mengunci” kripto untuk membantu jaringan, lalu dapat reward.

Contoh :

  • Staking Ethereum

➡️ Dapat bunga ±3–6% per tahun


2. Lending (Pinjamkan Kripto)

Kamu meminjamkan aset ke orang lain lewat DeFi.

Platform terkenal :

  • Aave
  • Compound

➡️ Kamu dapat bunga dari peminjam


3. Liquidity Providing (LP)

Kamu menyediakan likuiditas di exchange decentralized.

Contoh :

  • Uniswap

➡️ Dapat fee dari transaksi user


4. Yield Farming

Gabungan staking + LP untuk hasil lebih tinggi

➡️ Tapi risikonya juga lebih tinggi ⚠️


5. Restaking / Advanced DeFi

Contoh :

  • Re-stake ETH untuk dapat reward tambahan

➡️ Lebih kompleks, tapi potensi cuan lebih besar


🧠 Kenapa Disebut “On-Chain” ?

Karena :

  • Semua transaksi tercatat di blockchain
  • Transparan (bisa dicek publik)
  • Tidak pakai perantara (trustless)

⚠️ Risiko Earn On-Chain

Ini penting banget :

  • Smart contract bisa di-hack
  • Harga kripto bisa turun
  • Impermanent loss (LP)
  • Scam / proyek abal-abal


🧭 Kesimpulan

Earn On-Chain = cara menghasilkan uang dari kripto langsung di blockchain

✔ Pasif income

✔ Tanpa bank

❌ Tapi tetap ada risiko tinggi

Rizki M Farhan
Rizki M Farhan Saya adalah seorang penulis konten artikel untuk belajar yang membahas Teknologi Layanan Pendidikan Internet.