Bitcoin Is Value Investing
Bitcoin Is Value Investing
Berikut penjelasan Bitcoin sebagai Value Investing, disusun rapi dan logis agar mudah dipahami đ
1. Apa itu Value Investing ?
Value investing adalah strategi investasi jangka panjang dengan prinsip :
- Membeli aset di bawah nilai wajarnya
- Fokus pada nilai fundamental, bukan spekulasi
- Disimpan lama (buy dan hold)
- Tidak terpengaruh emosi pasar jangka pendek
Konsep ini terkenal dari Benjamin Graham dan Warren Buffett.
2. Apakah Bitcoin Bisa Disebut Value Investing?
đ YA, Bitcoin bisa dipandang sebagai value investing, tapi dengan pendekatan berbeda dari saham.
Bitcoin bukan perusahaan, jadi nilainya tidak berasal dari laba, melainkan dari:
| Aspek | Bitcoin |
|---|---|
| Supply | Terbatas 21 juta |
| Demand | Global, lintas negara |
| Utility | Penyimpan nilai, transfer tanpa bank |
| Network | Terdesentralisasi |
| Trust | Berbasis matematika & kriptografi |
3. Fundamental Bitcoin (Value Proposition)
đša. Kelangkaan Absolut
- Supply fixed 21 juta
- Tidak bisa dicetak seperti uang fiat
- Mirip emas digital
➡️ Kelangkaan = nilai jangka panjang
đš b. Lindung Nilai Inflasi
- Uang fiat terus dicetak - > nilai turun
- Bitcoin tidak bisa diinflasi
➡️ Cocok untuk penyimpan nilai jangka panjang
đš c. Desentralisasi dan Anti Sensor
- Tidak dikontrol pemerintah / bank
- Tidak bisa dibekukan
- Bisa dikirim kapan saja, ke mana saja
➡️ Nilai kebebasan finansial
đš d. Keamanan Jaringan
- Hashrate terbesar di dunia
- Belum pernah diretas
- Diamankan oleh ribuan node global
➡️ Kepercayaan jangka panjang
đš e. Adopsi Global
- Digunakan institusi besar
- ETF Bitcoin
- Negara tertentu menjadikan legal tender
- Perusahaan simpan BTC di neraca
➡️ Network effect meningkat
4. Bitcoin ≠ Trading
Value investor Bitcoin :
❌ Tidak FOMO
❌ Tidak panik saat crash
❌ Tidak peduli harga harian
✔ Fokus pada akumulasi
✔ Beli saat undervalued
✔ Pegang bertahun-tahun
5. Bagaimana Menilai “Murah” atau “Mahal” Bitcoin?
Karena tidak ada laba, metriknya berbeda:
đ Indikator Value Bitcoin :
- Stock-to-Flow
- MVRV Ratio
- On-chain data
- Halving cycle
- Cost of production
Value investor membeli saat :
- Fear ekstrem
- Media negatif
- Harga jauh di bawah nilai on-chain
6. Risiko Bitcoin (Tetap Harus Dipahami)
Value investing bukan tanpa risiko :
- Volatilitas tinggi
- Regulasi
- Teknologi baru
- Psikologi investor
Namun :
Risiko terbesar bukan volatilitas, tapi tidak punya Bitcoin sama sekali
7. Bitcoin vs Saham (Value Perspective)
| Aspek | Saham | Bitcoin |
|---|---|---|
| Nilai | Laba perusahaan | Kelangkaan & jaringan |
| Cashflow | Ada dividen | Tidak |
| Inflasi | Bisa terdilusi | Tidak |
| Hold | Jangka panjang | Jangka sangat panjang |
8. Filosofi Value Investing Bitcoin
“Bitcoin is not cheap or expensive — it is undervalued or misunderstood.”
Value investor percaya:
- Harga jangka pendek = noise
- Nilai jangka panjang = fundamental
9. Cocok dengan Prinsip Investasi Kamu
Dari konteks kamu :
- Fokus pensiun
- Pegang aset seumur hidup
- Anti spekulasi
- Lindung nilai inflasi
đ Bitcoin = core asset value investing jangka panjang
10. Kesimpulan
Bitcoin adalah value investing modern :
- Digital
- Global
- Anti inflasi
- Trustless
- Jangka panjang
Bukan cepat kaya, tapi :
Alat menjaga nilai kekayaan lintas generasi
