Cara Memulai Investasi Syariah Dari Nol
🕌 Cara Memulai Investasi Syariah Dari Nol
1️⃣ Tentukan Tujuan Keuangan Syariah
Tentukan kenapa kamu ingin investasi:
- Untuk dana darurat
- Pensiun
- Beli rumah
- Pendidikan
- Mencapai kemandirian finansial
👉 Tujuan menentukan strategi, jenis aset, dan jangka waktu.
2️⃣ Pisahkan Dana : Pakai Uang Dingin (Halal)
Pastikan uangnya :
- Bukan hasil hutang riba
- Bukan uang panas
- Bukan dana kebutuhan bulanan
➡️ Minimal sisihkan 10–30% penghasilan tiap bulan.
3️⃣ Pilih Platform/Instrumen Syariah
Mulai dari yang termudah dulu.
A. Reksa Dana Syariah (Paling pemula)
- Modal mulai 10 ribu.
- Diawasi Dewan Syariah Nasional.
- Praktis & otomatis diversifikasi.
- Cocok untuk belajar.
Contoh manajer investasi syariah :
- Mandiri Syariah
- Bahana
- BNI-AM Syariah
- Syailendra Syariah
B. Saham Syariah (Level menengah)
- Pilih saham yang ada di ISSI atau DES.
- Rekomendasi pemula: TLKM, ICBP, SIDO, UNVR, ADRO, AKRA.
👉 Gunakan sekuritas syariah:
- IPOT Syariah
- MOST Syariah
- BSI Sekuritas
C. Emas
- Logam Mulia Antam
- Pegadaian Syariah
- Tokopedia/ORORI yang bisa langsung dicetak
Sangat cocok untuk :
- Menyimpan kekayaan
- Tabungan jangka panjang
D. Sukuk / Obligasi Syariah
- Sukuk Ritel (SR)
- Sukuk Tabungan (ST)
- Project Based Sukuk
Keuntungannya bagi hasil tetap, bukan bunga.
E. Crypto Syariah-Friendly (opsional)
Untuk pemula, fokus pada :
- Bitcoin (BTC) → aset digital, bukan bunga
- Ethereum (ETH) → utilitas, halal jika staking non-custodial
- Solana, BNB, TON (utility-based)
4️⃣ Gunakan Prinsip Syariah dalam Investasi
Pastikan selalu mengikuti 3 hal :
❌ Hindari Riba
Tidak memakai instrumen berbunga.
❌ Hindari Gharar
Tidak membeli aset tanpa paham.
❌ Hindari Maisir
Tidak trading spekulatif ekstrem.
5️⃣ Tentukan Strategi Investasi
Gunakan strategi paling simpel untuk pemula:
A. Dollar Cost Averaging (DCA)
Investasi rutin :
- Setiap minggu/bulan
- Nominal tetap (misal 100k–500k)
- Tidak peduli harga naik turun
B. Buy & Hold Syariah
Pilih aset berkualitas → simpan jangka panjang.
6️⃣ Bangun Portofolio Syariah Sederhana (Contoh Pemula)
Contoh komposisi aman :
- 40% Reksa Dana Syariah
- 30% Saham Syariah Bluechip
- 20% Emas
- 10% Crypto syariah-friendly (opsional)
Kalau mau lebih aman :
- Naikkan emas
- Turunkan saham/crypto
7️⃣ Pantau dan Perbaiki Setiap 3 - 6 Bulan
Evaluasi :
- Apakah tujuan tercapai?
- Aset sesuai syariah?
- Ada perubahan pendapatan?
Lakukan rebalancing jika perlu.
🎯 Ringkasnya
Mulai dari reksa dana syariah + emas + saham syariah bluechip. Hindari riba, maisir, dan gharar. Investasi rutin dan simpan jangka panjang.
